Sabtu, 28 September 2019

Gebyok Sebagai Penutup Dinding

Gebyok Sebagai Penutup Dinding


 
Gebyok Sebagai Penutup Dinding - Gebyok adalah bagian dari rumah adat Suci. Bentuk dinding amplop ditambah sepasang daun pintu gebyok Jepara. Bahkan, dinding ini dihancurkan untuk membuatnya lebih mudah bagi pemilik rumah selama perayaan. Pada zaman kuno, ketika penggunaan balai kota tidak begitu umum, orang sering mengadakan perayaan di rumah, sehingga mereka membutuhkan kamar yang lega untuk mengakomodasi tamu yang tiba.

Pasang dinding yang bisa dilepas akan memudahkan pemilik rumah untuk menyediakan kamar yang luas. Di Taman ini, Gebyok digunakan sebagai penutup dinding taman belakang. Akibatnya, Taman ini lebih terkesan karena penggunaan Gebyok menciptakan ilusi ruang di belakang pintu. Warna warna-warni pada Gebyok juga menambah Taman yang semarak, yang didominasi oleh kehijauan daun hias.

Ukiran yang menghiasi Gebyok ini terkandung dalam ukiran Jawa. Rincian kayu tidak serumit ukiran Solo atau Jepara. Memilih warna duco sebagai bahan pencelupan memfasilitasi perawatan, karena relatif tahan cuaca dan terik matahari dari lapisan melamic atau pelitur.

Miliki segera produk pintu gebyok Jepara di toko furniture online terpercaya di www.faizinmebel.com dengan harga murah dan kualitas terbaik. kami siap melayani anda untuk kebutuhan furniture anda baik dengan furniture indoor dan furniture outdoor. selain itu juga kami adalah salah satu pengrajin furniture yang sudah turun menurun mengerjakan produk pesanan dengan sangat berkualitas.
Gebyok adalah bagian dari rumah adat khas Kudus. Wujudnya berupa dinding knock down plus sepasang daun pintu. Sejatinya, dinding ini dibuat knock down untuk memudahkan pemilik rumah saat mengadakan hajatan. Jaman dahulu, ketika penggunaan gedung pertemuan belum begitu umum, masyarakat lazim mengadakan hajatan di rumah, sehingga mereka butuh ruangan yang lega untuk menampung tamu-tamu yang datang. Dinding yang bisa dibongkar pasang akan memudahkan pemilik rumah untuk menyediakan ruangan yang luas. Pada taman ini, gebyok digunakan sebagai penutup dinding taman belakang. Hasilnya, taman terkesan lebih luas karena pemakaian gebyok menciptakan ilusi adanya ruangan di balik pintu. Warna-warni cat pada gebyok juga menambah semarak taman yang didominasi oleh hijaunya tanaman hias daun. Ukiran yang menghiasi gebyok ini termasuk ke dalam langgam ukir Jawa Timuran. Detil ukirannya tidak serumit ukiran dari Solo atau Jepara. Pemilihan cat duco sebagai bahan pewarnaan memudahkan perawatan, karena relatif lebih tahan cuaca dan terik matahari dibandingkan lapisan melamik atau pelitur.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gebyok untuk Penutup Dinding ", https://nasional.kompas.com/read/2008/06/06/09350138/Gebyok.untuk.Penutup.Dinding.

0 komentar:

Posting Komentar